Keputusan Rusia untuk memblokir Telegram, aplikasi pesan populer yang digunakan baik oleh warga sipil maupun tentara, dilaporkan telah menghambat operasi militer negara tersebut di Ukraina. Pemblokiran Telegram, bersama dengan langkah SpaceX untuk membatasi akses Rusia ke Starlink, telah mengganggu komunikasi di garis depan dan koordinasi serangan drone, memberikan keuntungan bagi pasukan Ukraina. Larangan terhadap Telegram dan kehilangan cakupan satelit dari Starlink telah secara signifikan memengaruhi kemampuan militer Rusia, yang berpotensi mengubah arah konflik.