Dalam kejadian yang aneh, penerbangan United 236 baru-baru ini menjadi sorotan karena alasan yang tak terduga – nama speaker Bluetooth. Penerbangan terpaksa berbalik arah karena kekhawatiran keamanan seputar sinyal Bluetooth, menekankan pentingnya keamanan perangkat dalam perjalanan udara.
Insiden ini menjadi pengingat tegas tentang bagaimana teknologi yang tampaknya tidak berbahaya dapat memiliki dampak signifikan terhadap langkah-langkah keselamatan dan keamanan dalam penerbangan. Saat penumpang naik ke pesawat dari Newark ke Palma, satu jam setelah perjalanan dimulai, seorang pramugari mengumumkan perlunya semua penumpang mematikan perangkat Bluetooth mereka.
Alasannya? Sebuah speaker Bluetooth di pesawat diberi nama “bom,” memicu peringatan keamanan dan memicu keputusan untuk membalikkan pesawat.
